•  

    Tips Bagi Para Istri

    {[['']]}
    Silahkan Sebarkan Artikel Silahkan Print Artikel PDF
    بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    Saya tahu anda dan kita semua adalah manusia – ada kelebihan ada juga kekurangan. Tetapi pada
    kesempatan ini saya mohon izin untuk berbagi tips untuk menjadi istri dambaan suami.
    Bukankah suami itu adalah pakaian anda para istri?
    Wahai sang Istri ….

    Apakah sekarang ini anda sudah menjadi seorang istri yang selalu didamba oleh suami?
    Apakah sekarang ini dinda telah memberikan yang terbaik untuk suami?
    Wahai para istri, sudahkan kalian mendidik anak-anak suami-suami anda dengan baik?
    Sudahkah anda menjaga kehormatan suami-suami anda?
    Wahai para istri sudahkah anda menjadi penyejuk suami kala meraka lelah dan marah karena rumitnya urusan dunia ini?
    Jadikanlah diri anda sebagai pelita dikala suami anda dalam kegelapan.
    Jadilah diri anda sebagai pengayom dan penengang jiwa-jiwa suami anda.

    Wahai sang istri renungkanlah barang sejenak hal berikut :

    • Apakah akan membahayakan dirimu, kalau anda menemui suamimu dengan wajah yang berseri, dihiasi senyum yang manis di saat dia masuk rumah ?
    • Apakah memberatkanmu, apabila anda menghapus debu dari wajahnya, kepala, dan baju serta mengecup pipinya.?!!
    • Apakah anda akan merasa sulit, jika anda menunggu sejenak di saat dia memasuki rumah, dan tetap berdiri sampai dia duduk.!!!
    • Mungkin tidak akan menyulitkanmu, jika anda berkata kepada suami :  “Alhamdulillah atas keselamatan Kanda, kami sangat rindu kedatanganmu, selamat datang kekasihku”.
    • Berdandanlah untuk suamimu -harapkanlah pahala dari Allah di waktu anda berdandan itu, karena Allah itu Indah dan mencintai keindahan- pakailah parfum, dan bermake up-lah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu.
    • Jauhi dan jauhilah bermuka asam dan cemberut.
    • Anda mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang akan merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami.
    • Janganlah selalu tampak sedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah.
    • Janganlah berbicara terhadap laki-laki lain dengan lemah-lambut, sehingga menyebabkan orang yang di hatinya ada penyakit mendekatimu dan mengira hal-hal yang jelek terhadap dirimu.
    • Selalulah berada dalam keadaan lapang dada, hati tentram, dan ingat kepada Allah setiap saat.
    • Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya.
    • Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya.
    • Didiklah anak-anakmu dengan baik. Isilah rumah dengan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir, perbanyaklah membaca Al-Quran terutama surat Al-Baqarah, karena surat itu dapat mengusir syeitan.
    • Bangunkanlah suamimu untuk melaksanakan shalat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunat, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan jangan anda menghalanginya untuk menjalin hubungan siraturrahim dengan karib kerabatnya.
    • Perbanyaklah beristighfar untuk dirimu, suamimu, serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin. Berdoalah kepada Allah, agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akhirat. Ketahuilah sesungguhnya Rabbmu Maha Mendengar doa dan mencintai orang yang nyinyir dalam meminta.

    (Disadur dari: Fikih Pergaulan Suami Istri, Syeikh Mushtofa Al Adawi)

    SEMOGA BERMANFA’AT


    0 komentar:

    Poskan Komentar


    Terima Kasih Telah Berkunjung di http://khazanahislamku.blogspot.com/

    Berikan Komentar dengan Penuh ETIKA untuk kita Diskusikan bersama

    Next Prev home
     

    About Khazanah Islam Ku

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Kami membuat blog ini adalah sebagai wahana komunikasi bertukar pikiran dengan para pembaca, menciptakan suatu media untuk berbagi artikel, cerita, tips dan lain-lain agar lebih bermanfaat sebagaimana telah diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

    “Apabila seorang anak Adam meninggal, maka akan terputus amalannya kecuali tiga perkara : shadaqoh jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakan kepadanya”.

    “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).