“ اَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ
مَا نَهَى اللهُ عَنْهُ ” متفق عليه

Salah satu tangga kesempurnaan iman anda
adalah di saat anda mampu menjadi muslim yang sejati nan mempesona
dengan keluhuran akhlak anda. Mempesona dengan lisan anda. Lisan yang
tidak pernah mengucapkan kata kotor dan tidak pernah memerintahkan
perbuatan yang melanggar Syari’at.
Mempesona dengan tangan anda. Tangan yang tidak pernah pernah melakukan kelaliman, tidak pernah menghantam kecuali berkaitan dengan yang haq dan yang tidak pernah berlumuran darah haram manusia lain. Lebih-lebih di saat di tangan anda ada kewenangan penuh dan di tangan anda ada kekuasaan yang sempurna untuk bisa melakukan itu semua. Namun anda tetap mampu menahan gelombang nafsu angkara murka yang sedang menggelora di dalam dada anda. Di sini anda benar-benar berada di atas tangga kesempurnaan iman dan kemulyaan islam.
Mempesona dengan tangan anda. Tangan yang tidak pernah pernah melakukan kelaliman, tidak pernah menghantam kecuali berkaitan dengan yang haq dan yang tidak pernah berlumuran darah haram manusia lain. Lebih-lebih di saat di tangan anda ada kewenangan penuh dan di tangan anda ada kekuasaan yang sempurna untuk bisa melakukan itu semua. Namun anda tetap mampu menahan gelombang nafsu angkara murka yang sedang menggelora di dalam dada anda. Di sini anda benar-benar berada di atas tangga kesempurnaan iman dan kemulyaan islam.
Di sisi lain, anda bisa menjadi sang
muhajir sejati. Di saat gelora kemaksiatan dan gelombang kemungkaran
berkejar-kejaran dalam lautan jiwa anda, akan tetapi anda bak batu
karang yang kokoh tanpa tergoyahkan sedikitpun meskipun badai dan
gelombang nafsu ammarah menerpa dan menghantam bertubi-tubi. Anda tetap
istiqamah untuk meng –hajar- (meninggalkan) seluruh kemaksiatan dan
larangan Allah SWT.
Oleh karenanya, siapapun anda (pejabat
atau rakyat, jendral atau kopral, hakim atau yang dihakimi, capres atau
presiden beneran dan….) apabila anda telah berikrar dengan dua kalimat
syahadat, maka jadikanlah diri anda sebagai muslim sejati dan muhajir
yang sesungguhnya.
0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Berkunjung di khazanahislamku.blogspot.com
Berikan Komentar dengan Penuh ETIKA untuk kita Diskusikan bersama