•  

    Doa Mensyukuri Nikmat

    {[['']]}
    Silahkan Sebarkan Artikel Silahkan Print Artikel PDF
    بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    Bersyukur kepada Allah pada hakikatnya adalah mengakui bahwasannya segala kenikmatan yang ada pada diri kita dan semua makhluk ciptaanNya adalah berasal dari Allah Ta'ala. Dalam bahasa mudahnya bersyukur adalah berterima kasih. Kita seringkali berterima kasih kepada sesama manusia, tetapi melupakan satu hal yang justru harus kita lakukan yaitu mensyukuri nikmat Allah yang ada pada diri kita semuanya.

    Arti syukur dalam harfiah bahasa adalah merupakan pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut (Al Jauhari). Sedangkan pengertian bersyukur dalam agama bahwa syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah"(Madarijus Salikin, 2/244). Ini adalah pengertian syukur menurut Ibnul Qayyim. Dan 3 hal di atas adalah cara mensyukuri nikmat Allah atas diri kita.

    Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu enggan atau tidak mau untuk menyadari atau bahkan mengingkari bahwa nikmat yang ia dapatkan adalah dari Allah Ta’ala. Kita berlindung kepada Allah dari sifat kufur nikmat ini aamiin. Bila kita pandai dalam mensyukuri nikmat Allah maka hal ini akan mendatangkan nikmat-nikmat Allah lainnya.

    Ada beberapa tanda-tanda orang yang bersyukur dan tanda tersebut adalah :
    1. Mengakui, memahami, serta menyadari bahwa Allah-lah yang telah memberikan nikmat. Pengertiannya di sini adalah bahwa segala nikmat pada dasarnya Allah yang memberikan kepada kita. Manusia adalah juga merupakan perantara dari Pemberi Nikmat yang sesungguhnya yaitu Allah. Orang yang bersyukur senantiasa menisbatkan setiap nikmat yang didapatnya kepada Allah Ta’ala, bukan kepada makhluk atau pun lainnya.
    2. Orang bersyukur akan menunjukkan dalam bentuk ketaatan kepada Allah. Jadi tanda mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakan nikmat tersebut dengan beribadah dan taat menjalankan ajaran agama. Keanehan bila orang mengakui nikmat Allah, tetapi tidak mau menjalankan ajaran agama seperti halnya sholat, enggan belajar agama dan sejenisnya.
    Lalu bagaimana kita tanda bersyukur pada Allah ini dalam kehidupan kita sehari-hari. Ada beberapa cara mensyukuri nikmat Allah yang diberikan kepada kita yaitu diantaranya dengan :
    1. Mensyukuri nikmat Allah dengan melalui hati. Cara bersyukur kepada Allah dengan hati ini maksudnya adalah dengan mengakui, mengimani dan meyakini bahwa segala bentuk kenikmatan ini datangnya hanya dari Allah SWT semata.
    2. Mensyukuri nikmat Allah dengan melalui lisan kita. Caranya adalah dengan kita memperbanyak ucapan alhamdulillah (segala puji milik Allah) wasysyukru lillah (dan segala bentuk syukur juga milik Allah).
    3. Mensyukuri nikmat Allah dengan perbuatan kita. Yaitu perbuatan dalam bentuk ketaatan kita menjalankan segala apa yang diperintah dan menjauhi segala apa yang dilarangNya. PerintahNya termasuk segala hal yang yang berhubungan dalam rangka menunaikan perintah-perintah Allah, baik perintah itu yang bersifat wajib, sunnah maupun mubah.
    Anggapan kebanyakan orang, bersyukur kepada Allah hanya perlu dilakukan pada saat mendapatkan anugrah besar atau terbebas dari masalah besar adalah hal yang merupakan suatu kekeliruan yang besar. Padahal jika kita merenung sejenak, maka kita akan bisa menyadari bahwa kita semua ini dikelilingi oleh nikmat yang tidak terbatas banyaknya. Dalam hitungan waktu ,setiap detik, setiap menit, dan seterusnya tercurah kenikmatan dari Allah tak terhenti yang berupa hidup, kesehatan, kecerdasan, panca indra, udara yang dihirup.

    Mudahnya adalah segala sesuatu yang memungkinkan orang untuk hidup telah diberikan oleh Allah. Sebagai balasan semua itu, seseorang diharapkan untuk mengabdi kepada Allah sebagai rasa syukurnya. Orang-orang yang tidak memperhatikan semua kenikmatan yang mereka terima, dengan demikian telah mengingkari nikmat (kufur). Mereka baru mau bersyukur apabila semua kenikmatan telah direnggut darinya. Contoh mudahnya adalah kesehatan yang tidak pernah diakui sebagai nikmat baru akan disadari dan syukuri setelah mendapatkan sakit.

    Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk senantisa mensukuri nikmat yang telah diberikanNya dan menggunakan nikmat tersebut dalam rangka mencari keridhoan Allah yang diwujudkan dalam bentuk ketaatan kita. 

    _____________________________________________________________________________________

    Doa Sujud Syukur:

    اللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ شُكْرًا

    ALLOHUMMA LAKAL_HAMDU SYUKRON
     Ya Alloh hanya kepadaMu segala puji dengan benar-benar bersyukur

    وَلَكَ الْمَنُّ فَضْلاً
     
    WALAKALMANNU FADL_LAN
    Dan hanya kepadaMu seluruh anugrah dan keutamaan


    Syukur Nikmat dan ke-2 orang tua 01

    رَبِّ أَوْزِعْنِيْ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ

     ROBBI AUZI'NII AN ASYKURO NI'MATAKALLATII AN'AMTA 'ALAYYA
     Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni`mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku

    وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ

    WA'ALAA WAALIDAYYA WA AN A'MALA SHOOLIHAN TARDLOOHU
     dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridloi

    وَأَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

    WA ADKHILNII BIRO_HMATIKA FII 'IBAADAKASH SHOOLI_HIIN
     ; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
    (Q.S An-Naml juz;19 ayat;19 surat;27)


    Doa syukur nikmat dan ke-2 orang tua 02

    رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ

    ROBBI AUZI'NI AN ASYKURO NI'MATAKAL LATII AN'AMTA 'ALAYYA
     "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni`mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku

    وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ

    WA'ALAA WAALIDAYYA WA AN A'MALA SHOOLIHAN TARDLOOHU
     dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridloi

    وَأَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْ

    WA'ASHLI_H LII FII DZURRIYYATII
     Dan berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku

    إِنِّيْ تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِينَ

    INNII TUBTU ILAIKA WA INNII MINAL MUSLIMIIN
     Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri
    (QS. Al-A_hqoof, j;26 a;15 s;46)

    0 komentar:

    Poskan Komentar


    Terima Kasih Telah Berkunjung di http://khazanahislamku.blogspot.com/

    Berikan Komentar dengan Penuh ETIKA untuk kita Diskusikan bersama

    Next Prev home
     

    About Khazanah Islam Ku

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Kami membuat blog ini adalah sebagai wahana komunikasi bertukar pikiran dengan para pembaca, menciptakan suatu media untuk berbagi artikel, cerita, tips dan lain-lain agar lebih bermanfaat sebagaimana telah diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

    “Apabila seorang anak Adam meninggal, maka akan terputus amalannya kecuali tiga perkara : shadaqoh jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakan kepadanya”.

    “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).